Burnley Diam-Diam Mengejutkan

Burnley – Kalau ada tim yang mengejutkan musim ini, boleh dibilang tim itu adalah Burnley. Sebab performa The Clarets begitu mengejutkan dan kini ada di empat besar.

Tak ada yang memperkirakan laju Burnley musim ini mengingat mereka memang bukan nama besar di persepakbolaan Inggris. Apalagi Burnley lebih banyak berkutat di divisi-divisi bawah.

Baru promosi di musim 2009/2010, musim ini adalah musim kelima Burnley di Premier League setelah sempat bolak-bolak balik Championship. Ini jadi kali pertama Burnley mampu bertahan dari degradasi setelah finis posisi ke-16.

Tak banyak melakukan pembelian di musim panas lalu dengan total belanja 30,6 juta pound sterling, Chris Wood jadi pemain termahal dengan 14,76 juta pound, Burnley diprediksi akan banyak berkutat di papan bawah. Apalagi mereka kehilangan dua pilarnya musim lalu, Michael Keane yang dijual ke Everton dan Andy Gray yang dilepas ke Watford.

Tapi, manajer Sean Dyche membuktikan bahwa kerjasama tim dan juga racikannya adalah yang terpenting dari Burnley. Buktinya setelah mengejutkan juara bertahan Chelsea di pekan pertama lewat kemenangan 3-2, Burnley relatif stabil berada di 10 besar dan hanya sekali terlempar keluar di pekan kedua.

Setelahnya Burnley lalu lalang di posisi keenam hingga ketujuh sebelum kemenangan 1-0 atas Stoke City, Rabu (13/12/2017) dinihari WIB tadi di Turf Moor Stadium, melambungkan mereka ke posisi empat besar! Ya empat besar, posisi yang sebelumnya tak pernah dirasakan sebelumnya.

Apa yang diperlihatkan Burnley musim ini memang membuat mereka pantas berada di sana. Burnley adalah tim kedua dengan pertahanan terbaik setelah Manchester United (11 gol), yakni hanya kebobolan 12 gol. Itulah kekuatan utama mereka meski lini depannya baru bikin 16 gol.

Kekalahan terbesar Burnley musim ini adalah saat digasak 0-3 oleh Manchester City di pekan kesembilan. Sisanya Burnley mampu mengimbangi Tottenham Hotspur dan Liverpool. Catatan hebat lain adalah Burnley meraih enam kemenangan dari delapan laga terakhir di liga, hanya kalah dari City.

Rahasia kekuatan Burnley ada di kuartet lini belakang yang ditempati Phil Bardsley, James Tarkowski, Kevin Long, dan Stephen Ward. Mereka begitu kokoh melindungi Tom Heaton di bawah mistar. Bahkan ketika Heaton harus cedera panjang, Nick Pope sebagai pengganti juga relatif tampil oke.

“Jika Anda ingin bermimpi, Anda harus bersiap untuk mewujudkannya dan itulah yang sedang coba kami lakukan,” ujar Dyche kepada BBC.

“Kami berusaha memberikan gaya bermain terbaik untuk para pemain. Hari ini kami punya gaya berbeda untuk mendapatkan hasil karena kami harus bertarung, berusaha keras. Benar-benar perjuangan keras, laga yang buruk dengan kondisi yang tak nyaman untuk kedua tim. Tapi kami bisa menang,” sambungnya.

“Kami bukan kekuatan besar, kami adalah tim yang terus berkembang tapi perbedaannya sangat tipis melihat keseluruhan performa tim. Kami setidaknya mampu membawa mereka ke arah yang tepat,” tutup Dyche.

Kita nantikan sejauh apa Burnley mampu melaju musim ini. Menurut Anda?

(mrp/krs)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.